Software smart distribution sistem untuk Supermarket di implementasikan di IWAN SWALAYAN Loa Janan Samarinda Seberang per Desember 2012

Sebelumnya mereka menggunakan :

– IS ( under DOS)

– kemudian mencoba SmartxPOS, namun gagal tidak jadi karena printernya tidak support USB diminta ganti semua tidak mungkin

– kemudian ganti AcoSys selama 1tahun dengan sekitar 20 komputer

– kemudian ganti ke Software smart distribution sistem desember 2013 hingga sekarang

 

 

Jam 22.00, suasana briefing untuk memulai pengerjaan stock opname

image

Perkenalan dengan android dan tata cara penginputannya.

Adapun merek yang digunakan adalah LG D686 dengan harga 2,8jtan.
Bisa juga dengan punya saya Lenovo P780.
Sebelumnya kami sdh mencoba dengan beberapa hp low end yg harganya 1,7 merek oppo, untuk penginputan sih ok namun ada beberapa kendala yaitu :
1. Layar terlalu kecil, minimal 4inchi sdh cukup.
2. Kamera jenis low end yg cm 3 mega tidak bisa berfungsi dengan baik untuk scan barcode pakai android dan library barcode zxing.
Tampilan dikamera buram kaya orang mata minus, kabur jadi kode barcode tidak terdeteksi.
Jadi untuk hp yang ingin digunakan untuk barcode scan di android saran saya dengan spek :
– minimal 8mega pixel
– ada auto focus, rata rata kamera high res punya ini
– ada led flash, jika gelap otomatis led hidup, hasil scan pun lebih cepat

Suasana opname hari pertama, di bagian fresh food terlebih dahulu

image

image

Hari ini, senin malam setelah toko tutup akan diadakan stock opname dari jam 10 malam sampai jam 7 pagi.
image

Dengan proses ini, toko tidak perlu tutup dan kehilangan omset.
Proses opname dibentuk dalam 6 team masing masing 3 team A dan 3 team B total yang terlibat semuanya 12 orang.
Proses penginputan tidak dgn mencatat atau bawa barang, namun sudah menggunakan android yang terhubung dengan wifi 3 antena.
Waktu penginputan pun tidak dengan mengetik barcode tetapi sudah dengan melakukan scanning dari kamera android.
Hasil ujicoba termasuk cepat, 1 orang menghitung 1 orang lagi menginput di android.

Dengan memanfaatkan teknologi ini diharapkan proses stock opname berjalan cepat dan akurat.

Bersambung artikel berikutnya